Minggu, 09 April 2017

Peningkatan lahan garapan dan hasil panen

Tidak semua lahan dapat dimanfaatkan untuk pertanian. Hanya lahan di lingkungan yang mendukung yang dapat ditanami. Lahan ini disebut lahan garapan. Kondisi fisik yang mendukung lahan untuk dapat digarap atau diolah antara lain iklim yang cocok, permukaan lahan (relief) relatif datar, dan tanah subur.

a) Iklim 
Tanaman membutuhkan panas matahari untuk tumbuh. Beberapa tanaman membutuhkan panas yang lebih dibanding tanaman lain. Sebagai contoh, tanaman padi membutuhkan panas 20–27°C, sedang tanaman gandum hanya membutuhkan panas rata-rata 15°C. Dengan demikian, padi akan tumbuh subur di lingkungan beriklim tropis dan gandum di lingkungan beriklim sedang. Selain sinar matahari, pertumbuhan tanaman ditentukan oleh ketersediaan air. Beberapa tanaman membutuhkan air atau curah hujan yang tinggi. Seperti tanaman padi, kelapa sawit, karet, teh, dan kopi. Tanaman tersebut akan tumbuh subur di lingkungan beriklim tropis dengan curah hujan tinggi. Sedang tanaman gandum, barley, dan oat membutuhkan air atau curah hujan secukupnya sehingga akan tumbuh subur di lingkungan yang beriklim sedang.

b) Relief
Lingkungan dengan kondisi relief beragam memengaruhi cara bercocok tanam. Di dataran rendah yang memiliki relief rata merupakan lingkungan yang ideal bagi kegiatan bercocok tanam dengan peralatan mesin. Sedang pada lahan miring di perbukitan, kegiatan bercocok tanam lebih sesuai menggunakan peralatan pertanian sederhana seperti cangkul dan garu.

Baca juga usaha peningkatan hasil pertanian 

c) Kesuburan Tanah
Tanah dibutuhkan untuk kegiatan pertanian. Pada lingkungan yang memiliki tanah berbutir kasar seperti pasir, air mudah meresap dan lolos. Sedang pada lingkungan yang tanahnya berbutir halus seperti lempung, air sulit meresap dan lolos. Secara umum, tekstur tanah dibedakan menjadi tekstur berlempung, remah, dan berpasir. Pada tanah bertekstur remah (loamy) yang tersusun oleh butiran kasar dan halus, sangat cocok untuk pertumbuhan vegetasi. Selain tekstur tanah, kesuburan tanah dipengaruhi kandungan mineral dalam tanah. Beberapa mineral seperti kalsium, magnesium, potasium, dan besi menyuburkan tanah. Lingkungan yang subur di antaranya terdapat di daerah dataran banjir, delta, dan wilayah pegunungan vulkan. Kegiatan pertanian di daerah ini apabila dilakukan dalam waktu yang lama akan menurunkan tingkat kesuburan tanah sehingga dapat menyebabkan tanah menjadi gersang.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Peningkatan lahan garapan dan hasil panen